Skip to main content

Featured Post

20 Jenis Kucing Termahal Di Dunia, BISA MENCAPAI SATU MILYAR RUPIAH!!!

Kucing Gendut: Lucu atau Kasihan?


Kucing gendut dianggap menggemaskan. Bahkan banyak yang baik sengaja atau tidak, membuat kucing peliharaannya jadi gemuk. Tapi bagaimana dari sudut pandang kesehatan si kucing sendiri?

Picture credit: Feline Formula


Kucing obesitas - umumnya ditunjukkan dengan kelebihan berat badan 20% atau lebih di atas berat normal - adalah masalah terbanyak yang terjadi pada kucing peliharaan. Oleh karena tanda-tanda klinisnya bisa terlihat dengan sangat jelas maka penanganan khusus harus segera dilakukan tanpa ada penundaan.

Picture credit: Laurentiu Garofeanu / Barcroft USA / Barcoft Media / Getty Images 



Kucing yang obesitas akan menghambat aktivitas normal sehari-harinya dan pasti akan membahayakan kualitas hidupnya. Kelebihan berat badan juga akan memperburuk beberapa gangguan kesehatan yang telah diderita sebelumnya. Kondisi ini di antaranya adalah:

1. Osteoartritis
Osteoartritis ditandai dengan terkikisnya tulang rawan. Tulang rawan adalah jaringan halus pada sendi yang melindungi ujung-ujung tulang dan melindungi agar tidak terjadi gesekan-gesekan satu sama lain. Tanpa adanya pelindung ini, gesekan antara tulang yang satu dengan yang lain akan terasa sangat menyakitkan.

2. Displasia pinggul
Adalah malformasi yang diturunkan secara genetik dan tidak dapat disembuhkan. Kondisi ini ditandai dengan kepala femoralis tulang paha kucing tidak pas masuk ke soket di ujung bawah tulang pinggulnya.

3. Diabetes Mellitus
Penyakit ini disebabkan karena kurangnya produksi atau respon terhadap hormon insulin yang ertanggung jawab untuk pengaturan gula darah.

4. Kardiovaskular
Kondisi ini juga bisa terganggu oleh kondisi obesitas karena berat badan yang berlebih menyebabkan jantung dan pembuluh darah kucing menerima tambahan beban juga.

Picture credit: Getty Images


Kata Carol McDaniel, VMD, seorang dokter hewan sekaligus dosen di Jurusan Kedokteran Hewan Universitas Cornell, "Obesitas pada kucing adalah masalah yang sedang berkembang saati ini. Bahkan kemungkinan sekitar 50 persen yang ditemui di klinik hewan saat ini termasuk kelebihan berat badan, meski belum masuk ke kategori obesitas. Kondisi ini sesuai dengan beberapa penelitian Dr. McDaniels bahwa diperkirakan 5 sampai 10 persen kucing yang ditemui sekarang ini mengalami kelebihan berat badan dan 40 persen termasuk kategori obesitas.

Picture Credit: Getty Images


Untuk mengkaji status berat badan kucing, beberapa dokter hewan menggunakan sistem skoring 9 poin.

Picture credit: WikiHow


Skor 1 berarti kurang badan parah
Skor 4,5 - 5 berarti berat yang ideal.
Skor 6,5 - 7 berarti kelebihan berat badan
Skor 8 - 9 berarti kelebihan berat badan parah atau obesitas
Skor 9 berarti obesitas parah

Untuk masyarakat yang memiliki kucing, bisa mengkajinya dari penampilan fisik kucing dengan acuan "Skor Kondisi Tubuh". Pengkajian ini meliputi:

1. Pemeriksaan tulang rusuk
Caranya, gunakan kedua tangan dengan telapak tangan menghadap ke bawah. Raba tulang rusuk kucing di masing-masing sisinya. Pada kucing yang terlalu gemuk, tulang rusuknya tidak akan teraba karena tertutup lemak tebal.

2. Pemeriksaan profil
Lihat hewan dari samping. Pada kucing gemuk, perut terlihat buncit.

3. Pemeriksaan dari atas
Lihat kucing dari atas kucing. Pada kucing gemuk, garis pingging tidak terlihat.

Panduan tingkat obesitas kucing dilihat dari bentuknya


Menurut Dr. McDaniel, faktor utama yang bertanggung jawab terhadap kucing yang obesitas adalah kebiasaan pemberian makan bebas di mana semangkuk makanan kering tersedia untuk dikonsumsi oleh kucing sepanjang hari. Solusinya adalah gunakan makanan kaleng karena biasanya memiliki protein yang lebih tinggi dan kandungan karbohidrat lebih rendah. Makanan kaleng memiliki kadar air 90 persen sehingga mampu meningkatkan asupan cairan kucing. Kita juga harus membiasakan memberi makan kucing di waktu-waktu tertentu, bukan menyediakan mereka makanan yang bisa dimakan secara bebas kapan saja di mana saja. Sebagai pemilik, kita harus mengatur pola makannya.

Picture credit: NBCUniversal Media / Getty Images 


Setiap program pengurangan berat badan kucing harus dilakukan di bawah arahan dokter hewan. Seekor kucing yang melakukan diet penghentian makan secara mendadak akan berisiko mendapatkan masalah kesehatan yang serius seperti lipidosis hati. Yang harus kita tuju adalah penurunan berat badan secara bertahap. Kira-kira satu atau dua persen berat badan per minggu. Gunakan timbangan bayi untuk selalu memonitor berat badan kucing.

Sumber:
https://www.vet.cornell.edu/departments-centers-and-institutes/cornell-feline-health-center/health-information/feline-health-topics/obesity

Comments

Popular posts from this blog

20 Jenis Kucing Termahal Di Dunia, BISA MENCAPAI SATU MILYAR RUPIAH!!!

Di masyarakat kita, jika itu kucing biasa, anak-anaknya akan dibagi-bagikan secara gratis karena dianggap akan merepotkan jika harus merawat banyak anak kucing sekaligus. Bahkan banyak pecinta kucing yang lebih memilih kucing jantan daripada kucing betina. Alasannya sama: tidak mau direpotkan oleh anak-anaknya kelak. Namun, ada ras-ras kucing spesial yang membuat Anda berpikir dua kali lipat ketika hendak memberikannya secara gratis ke orang lain. Jika kucing tersebut adalah keturunan ras spesial, orang rela membayar mahal untuk mendapatkannya. Bagaimana seekor kucing bisa memiliki harga bervariasi bahkan sampai ada yang mahal sekali? Harga kucing bervariasi tergantung dari beberapa faktor yaitu: kelangkaan keturunan, asal-usul anakan, warna atau pola dan dari mana kucing itu berasal. Berikut adalah gambaran harga-harga kucing yang masuk dalam jajaran kucing-kucing termahal di dunia. 20. Mau Mesir - $ 800 Harga rata-rata Mau Mesir adalah sekitar $800, meskipun bisa bervariasi.

30+ Pic Kucing Jago Nge-Dance, Ekspresinya Teatrikal Banget!!!

Potret Hitam Putih Kucing: Menampilkan Nuansa yang Berbeda